Berdiri sejak
2003

Search

Detail Berita.

Workshop tentang Peradilan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Berhadapan dengan Hukum.

Workshop tentang Peradilan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Berhadapan dengan Hukum di Magelang dilaksanakan pada hari Selasa, 4 Juli 2023, bertempat di Atria Hotel Magelang, Jawa Tengah. Workshop ini difasilitasi oleh Ibu Purwanti dari Lembaga Sigab Indonesia dan dihadiri oleh jajaran Insitut Penegak Hukum,dinas-dinas, serta Lembaga layanan dan organisasi Disabilitas dari Kabupaten Magelang melibatkan 20 peserta,

  1. Pengadilan Negeri Mungkid Magelang 2 orang
  2. Pengadilan Agama Mungkid Magelang 1 orang
  3. Polresta Magelang 2 orang
  4. Kejaksaan Negeri Kab. Magelang 1 orang
  5. Organisasi difabel Warso Mundung Magelang 2 orang
  6. RSUD Kab. Magelang 1 orang
  7. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Magelang 1 orang
  8. UPTD PPA Kab. Magelang 1 orang
  9. Lapas Kab. Magelang 1 orang
  10. Dukcapil Kab. Magelang 1 orang
  11. Lembaga Sahabat Perempuan Kab. Magelang 1 orang
  12. Bapas Kab. Magelang 2 orang
  13. Aisyiyah Kab. Magelang 1 orang
  14. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Magelang 1 orang
  15. Dinas Sosial Kab. Magelang 1 orang
  16. Dinas Kesehatan Kab. Magelang 1 orang

Dalam workshop ini Fasilitator memberikan materi tentang Peradilan Inklusif, yang didalamnya terdapat sub-sub judul, antara lain: Peradilan Inklusif, Lingkungan Peradilan Inklusif, Kata Kunci Inklusif, Peradilan, Landasan Kebijakan. Di dalam workshop peserta diberi tugas kelompok yang mana peserta dibagi menjadi 3 kelompok.

Hasil workshop:

  1. Terbentuknya jaringan dan sinergi lintas stakeholder untuk penanganan dan pemulihan bagi penyandang disabilitas yang berhadapan hukum.
  2. Mensepakati bahwa koordinasi lintas dinas dan lintas masyarakat sipil sekaligus menjadi wadah untuk mengkonsolidasikan perwujudan peradilan inklusif.
  3. Merekomendasikan adanya program pencegahan terjadinya perkara pidana bagi penyandang disabilitas.
  4. Kesepakatan bahwa segala upaya perdamaian dan atau restoratif justice akan dilakukan dengan melibatkan aparat penegak hukum dan stakeholder terkait.
  5. Target yang menjadi prioritas dilaksanakan adalah aksesibilitas infrastruktur di lembaga peradilan dan lembaga layanan.
  6. Pentinya tersedia sumberdaya manusia yang profesional untuk menangani perkara perkara diasbilitas berhadapan hukum.

Berita Lainnya

SIGAB Indonesia Menerima Penghargaan Jimly Award 2025

Foto tersebut menampilkan momen penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bupati Kulon Progo dengan perwakilan dari organisasi mitra. Kegiatan ini berlangsung di sebuah ruangan formal yang dilengkapi dengan meja kecil tempat penandatanganan dokumen, serta latar belakang layar besar yang menampilkan logo dan informasi acara. Tampak Bupati Kulon Progo mengenakan seragam putih dengan pin dan name tag resmi, sedang menandatangani dokumen di sisi kiri meja. Di sebelah kanannya juga menandatangani dokumen serupa yang dilakukan oleh M. Joni Yulianto, Direktur SIGAB Indonesia yang mengenakan batik. Di sekeliling meja berdiri beberapa orang lainnya sebagai saksi, yang terdiri dari para pejabat dan tokoh masyarakat, sebagian mengenakan seragam putih dan lainnya berpakaian batik. Kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dan mitra organisasi untuk menjalin kerja sama yang mendukung pembangunan inklusif dan partisipatif di Kulon Progo.

(Pers Rilis) SIGAB Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo Tandatangani MoU: Perkuat Komitmen Menuju Kabupaten Inklusif

Penyerahan policy brief mengenai perluasan kalurahan inklusi kepada Aris Suharyanta, Wakil Bupati yang diwakili anggota JIB

SIGAB Indonesia Dorong Perluasan Kalurahan Inklusif di Kabupaten Bantul

DISNAKERTRANS Kulon Progo dan SIGAB Indonesia Bahas Sinergi untuk Ketenagakerjaan Inklusif

SIGAB Indonesia dan PN Wonosari Tandatangani Perjanjian Kerjasama Penyediaan Layanan bagi Difabel berhadapan dengan Hukum.

Suharto dari SIGAB Indonesia memberikan paparan materi terkait dengan Perspektif Difabel dan Etika berinteraksi dengan Difabel

Pelatihan dan Kolaborasi Menuju Akses Pendidikan Setara bagi Semua

[Dalam Foto] M. Joni Yulianto, Direktur SIGAB Indonesia memberikan sambutannya pada kegiatan Joint Monitoring Visit Program INKLUSI oleh BAPPENAS dan DFAT ke Bengkulu

SIGAB dan PMMI Terima Kunjungan Monitoring Bersama BAPPENAS dan DFAT di Bengkulu

[Dalam Foto] Foto bersama yang dilakukan oleh anggota KDK Maju Bersama, PMMI Bengkulu dan SIGAB Indonesia

Kunjungi KDK Maju Bersama, SIGAB dan PMMI Bengkulu Dorong Penguatan Ruang Inklusi di Tingkat Kelurahan

Media Sosial dan AI: Membuka Akses Baru bagi Difabel Tapi Masih Belum Menjadi Prioritas Utama Di Indonesia.

Efisiensi Anggaran Pemerintah: Ancaman bagi Hak Difabel

Pentingnya Penguatan Produk Hukum yang Inklusif

Cover Buku Saku: Panduan Mengawal RPJMD Berperspektif Difabel

Buku Saku Panduan Mengawal RPJMD Berperspektif Difabel

BrajaDifa Siap Mendukung Penyelenggaraan Temu Inklusi #6 di Cirebon

Foto bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon

Bapelitbangda dan Dinas Sosial Kabupaten Cirebon Apresiasi Rencana Penyelenggaraan Temu Inklusi #6 di Cirebon

Foto Bersama dengan KND, SIGAB Indonesia, FKDC dan Organisasi Difabel

Koordinasi Awal Temu Inklusi #6 dengan Organisasi Difabel Cirebon

Load

TEMU INKLUSI #6 2025

2 - 4 September 2025 - Desa Durajaya, Kab. Cirebon

Mari berkomitmen, bersinergi, beraksi dan berinovasi berbasis kebhinnekaan menuju Indonesia Emas 2045