Berdiri sejak
2003

Search

Detail Berita.

SIGAB Menjadi Pembicara Global Action On Disability (GLAD) di Finlandia.

GLAD Network Meeting tahun ini diadakan pada 31 Januari-2 Februari 2018 di House of The Estates, Finlandia. Hadir dalam forum ini sekitar 32 negara donor dan lembaga funding lintas negara yang semua ingin berbagi pengalaman dan pengetahuan untuk mendorong pembangunan yang inklusif di dunia.

Direktur SIGAB Joni Yulianto menjadi salah satu pembicara dalam sharing perspectives, knowledge and practises : Engagement With Organisations of Persons With Disabilities. Panel lainnya adalah Briana Wilson (CBM Australia), Nalle Calib (Pasific Disabiliy Forum), Kalle Konkkola (Abilis Foundation), Brendra Pokharel (Abilis Foundation) dan Marjo Heinonen (Abilis Foundation).

Joni Yulianto dalam forum ini bercerita tentang program Acces to Justice terkait difabel berhadapan dengan hukum. Di mana Sigab sebagai DPO yang pendiriannya concern pada advokasi difabel dan melakukan pendampingan hukum setidaknya berhasil melakukan identifikasi terhadap problem dan hambatan difabel berhadapan dengan hukum, norma hukum bermasalah, penegak yang belum mengerti difabel, dan adanya kebutuhan reformasi sistem hukum yang fair terhadap difabel.

Joni bercerita tentang bagaimana SIGAB memperkuat kapasitas stafnya sehingga bisa mengerti isu hukum, lalu mengidentifikasi jaringan yang bisa diajak kolaborasi untuk memperbaiki sistem hukum, dan kemudian sampai saat ini masih berlanjut dengan dorongan-dorongan perubaham sistem hukum, baik di kepolisian, kejaksaan, pengadilan, dan juga dorongan perbaikan norma hukum yang saat ini masih berproses, diantaranya Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Akomodasi Yang Layak BagI Difabel Berhadapan dengan Hukum.

Secara umum, Joni berbagi pengalaman kepada peserta bahwa DPO seperti SIGAB yang konsentrasinya memang fokus pendampingan difabel layak untuk diperkuat kelembagaan dan kapasitas pengurusnya, dijadikan mitra dan didanai oleh pemerintah dan lembaga-lembaga donor agar dapat lebih maksimal memperjuangkan hak-hak komunitas difabel. DPO difabel dinilai lebih mengerti persoalan dan lebih mengetahui hak-hak difabel yang terlanggar dalam proses pembangunan.

Apa yang disampaikan Joni sejalan dengan bahasan forum GLAD Network Meeting saat ini, di mana salah satu pembicaraannya adalah pentingnya GLAD mendorong dan mengawal Inclusive Development, yaitu pembangunan yang mesti inklusi dan memastikan bahwa tidak boleh ada pihak yang tertinggal dari proses pembangunan yang berlangsung sangat cepat.

Berita Lainnya

SIGAB Indonesia Menerima Penghargaan Jimly Award 2025

Foto tersebut menampilkan momen penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bupati Kulon Progo dengan perwakilan dari organisasi mitra. Kegiatan ini berlangsung di sebuah ruangan formal yang dilengkapi dengan meja kecil tempat penandatanganan dokumen, serta latar belakang layar besar yang menampilkan logo dan informasi acara. Tampak Bupati Kulon Progo mengenakan seragam putih dengan pin dan name tag resmi, sedang menandatangani dokumen di sisi kiri meja. Di sebelah kanannya juga menandatangani dokumen serupa yang dilakukan oleh M. Joni Yulianto, Direktur SIGAB Indonesia yang mengenakan batik. Di sekeliling meja berdiri beberapa orang lainnya sebagai saksi, yang terdiri dari para pejabat dan tokoh masyarakat, sebagian mengenakan seragam putih dan lainnya berpakaian batik. Kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dan mitra organisasi untuk menjalin kerja sama yang mendukung pembangunan inklusif dan partisipatif di Kulon Progo.

(Pers Rilis) SIGAB Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo Tandatangani MoU: Perkuat Komitmen Menuju Kabupaten Inklusif

Penyerahan policy brief mengenai perluasan kalurahan inklusi kepada Aris Suharyanta, Wakil Bupati yang diwakili anggota JIB

SIGAB Indonesia Dorong Perluasan Kalurahan Inklusif di Kabupaten Bantul

DISNAKERTRANS Kulon Progo dan SIGAB Indonesia Bahas Sinergi untuk Ketenagakerjaan Inklusif

SIGAB Indonesia dan PN Wonosari Tandatangani Perjanjian Kerjasama Penyediaan Layanan bagi Difabel berhadapan dengan Hukum.

Suharto dari SIGAB Indonesia memberikan paparan materi terkait dengan Perspektif Difabel dan Etika berinteraksi dengan Difabel

Pelatihan dan Kolaborasi Menuju Akses Pendidikan Setara bagi Semua

[Dalam Foto] M. Joni Yulianto, Direktur SIGAB Indonesia memberikan sambutannya pada kegiatan Joint Monitoring Visit Program INKLUSI oleh BAPPENAS dan DFAT ke Bengkulu

SIGAB dan PMMI Terima Kunjungan Monitoring Bersama BAPPENAS dan DFAT di Bengkulu

[Dalam Foto] Foto bersama yang dilakukan oleh anggota KDK Maju Bersama, PMMI Bengkulu dan SIGAB Indonesia

Kunjungi KDK Maju Bersama, SIGAB dan PMMI Bengkulu Dorong Penguatan Ruang Inklusi di Tingkat Kelurahan

Media Sosial dan AI: Membuka Akses Baru bagi Difabel Tapi Masih Belum Menjadi Prioritas Utama Di Indonesia.

Efisiensi Anggaran Pemerintah: Ancaman bagi Hak Difabel

Pentingnya Penguatan Produk Hukum yang Inklusif

Cover Buku Saku: Panduan Mengawal RPJMD Berperspektif Difabel

Buku Saku Panduan Mengawal RPJMD Berperspektif Difabel

BrajaDifa Siap Mendukung Penyelenggaraan Temu Inklusi #6 di Cirebon

Foto bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon

Bapelitbangda dan Dinas Sosial Kabupaten Cirebon Apresiasi Rencana Penyelenggaraan Temu Inklusi #6 di Cirebon

Foto Bersama dengan KND, SIGAB Indonesia, FKDC dan Organisasi Difabel

Koordinasi Awal Temu Inklusi #6 dengan Organisasi Difabel Cirebon

Load

TEMU INKLUSI #6 2025

2 - 4 September 2025 - Desa Durajaya, Kab. Cirebon

Mari berkomitmen, bersinergi, beraksi dan berinovasi berbasis kebhinnekaan menuju Indonesia Emas 2045