Berdiri sejak
2003

Search

Detail Berita.

Evaluasi Program INKLUSI di Desa Trebungan, Situbondo.

Pada hari Selasa, 4 Juni 2024, Desa Trebungan, Situbondo menjadi saksi dari evaluasi penting yang diadakan oleh Program Kemitraan Australia-Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif (INKLUSI).

Evaluasi tersebut merupakan bagian dari kegiatan tinjauan tengah semester (MTR) yang dilakukan oleh Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) terhadap semua mitra Program INKLUSI, salah satunya SIGAB Indonesia. Berbagai pihak turut hadir dalam kegiatan ini, diantaranya ada DFAT, Sekretariat INKLUSI, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pemerintah Desa, SIGAB Indonesia, Pelopor Peduli Disabilitas Situbondo (PPDiS), dan Kelompok Difabel Desa (KDD).

Tujuan dari evaluasi tersebut adalah untuk mengevaluasi arah program INKLUSI di masa mendatang, dengan memberikan fokus terhadap aspek pemberdayaan masyarakat, kesetaraan Gender, Difabilitas, dan Inklusi Sosial (GEDSI).

Dalam sambutannya, Noer Hasan selaku Kepala Desa Trebungan menyampaikan rasa terima kasihnya terhadap Luluk Ariyanti dan SIGAB Indonesia yang telah memelopori pemerintah desa juga masyarakat untuk menghargai satu sama lain, terutama teman-teman dari KDD. Hasan juga menekankan bahwa dengan adanya KDD, kesadaran akan konsep desa inklusif semakin meningkat di tengah masyarakat.

Luluk Ariyanti, Direktur PPDiS, menjelaskan bahwa “Pada Program SOLIDER-INKLUSI memiliki empat fokus prioritas untuk menciptakan inklusifitas, yaitu meningkatkan akses pelayanan dasar, perlindungan dari kekerasan, pertahanan ekonomi dan penghidupan, serta partisipasi yang inklusif dalam pembangunan” jelas Luluk.

Luluk juga menambahkan bahwa Desa Trebungan telah melaksanakan empat fokus prioritas tersebut dengan baik, dengan partisipasi aktif teman-teman difabel dalam berbagai kegiatan, termasuk musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang).

Kegiatan tersebut ditutup dengan diskusi panel yang membagi peserta menjadi dua kelompok, yaitu kelompok KDD dan kelompok OPD, kemudian dilanjutkan untuk melakukan evaluasi program paruh waktu.

 

 

Penulis: Indri K

Berita Lainnya

SIGAB Indonesia Menerima Penghargaan Jimly Award 2025

Foto tersebut menampilkan momen penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bupati Kulon Progo dengan perwakilan dari organisasi mitra. Kegiatan ini berlangsung di sebuah ruangan formal yang dilengkapi dengan meja kecil tempat penandatanganan dokumen, serta latar belakang layar besar yang menampilkan logo dan informasi acara. Tampak Bupati Kulon Progo mengenakan seragam putih dengan pin dan name tag resmi, sedang menandatangani dokumen di sisi kiri meja. Di sebelah kanannya juga menandatangani dokumen serupa yang dilakukan oleh M. Joni Yulianto, Direktur SIGAB Indonesia yang mengenakan batik. Di sekeliling meja berdiri beberapa orang lainnya sebagai saksi, yang terdiri dari para pejabat dan tokoh masyarakat, sebagian mengenakan seragam putih dan lainnya berpakaian batik. Kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dan mitra organisasi untuk menjalin kerja sama yang mendukung pembangunan inklusif dan partisipatif di Kulon Progo.

(Pers Rilis) SIGAB Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo Tandatangani MoU: Perkuat Komitmen Menuju Kabupaten Inklusif

Penyerahan policy brief mengenai perluasan kalurahan inklusi kepada Aris Suharyanta, Wakil Bupati yang diwakili anggota JIB

SIGAB Indonesia Dorong Perluasan Kalurahan Inklusif di Kabupaten Bantul

DISNAKERTRANS Kulon Progo dan SIGAB Indonesia Bahas Sinergi untuk Ketenagakerjaan Inklusif

SIGAB Indonesia dan PN Wonosari Tandatangani Perjanjian Kerjasama Penyediaan Layanan bagi Difabel berhadapan dengan Hukum.

Suharto dari SIGAB Indonesia memberikan paparan materi terkait dengan Perspektif Difabel dan Etika berinteraksi dengan Difabel

Pelatihan dan Kolaborasi Menuju Akses Pendidikan Setara bagi Semua

[Dalam Foto] M. Joni Yulianto, Direktur SIGAB Indonesia memberikan sambutannya pada kegiatan Joint Monitoring Visit Program INKLUSI oleh BAPPENAS dan DFAT ke Bengkulu

SIGAB dan PMMI Terima Kunjungan Monitoring Bersama BAPPENAS dan DFAT di Bengkulu

[Dalam Foto] Foto bersama yang dilakukan oleh anggota KDK Maju Bersama, PMMI Bengkulu dan SIGAB Indonesia

Kunjungi KDK Maju Bersama, SIGAB dan PMMI Bengkulu Dorong Penguatan Ruang Inklusi di Tingkat Kelurahan

Media Sosial dan AI: Membuka Akses Baru bagi Difabel Tapi Masih Belum Menjadi Prioritas Utama Di Indonesia.

Efisiensi Anggaran Pemerintah: Ancaman bagi Hak Difabel

Pentingnya Penguatan Produk Hukum yang Inklusif

Cover Buku Saku: Panduan Mengawal RPJMD Berperspektif Difabel

Buku Saku Panduan Mengawal RPJMD Berperspektif Difabel

BrajaDifa Siap Mendukung Penyelenggaraan Temu Inklusi #6 di Cirebon

Foto bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon

Bapelitbangda dan Dinas Sosial Kabupaten Cirebon Apresiasi Rencana Penyelenggaraan Temu Inklusi #6 di Cirebon

Foto Bersama dengan KND, SIGAB Indonesia, FKDC dan Organisasi Difabel

Koordinasi Awal Temu Inklusi #6 dengan Organisasi Difabel Cirebon

Load

TEMU INKLUSI #6 2025

2 - 4 September 2025 - Desa Durajaya, Kab. Cirebon

Mari berkomitmen, bersinergi, beraksi dan berinovasi berbasis kebhinnekaan menuju Indonesia Emas 2045