Berdiri sejak
2003

Search

Detail Berita.

Wujudkan Pengawasan Partisipatif dan Bermakna: SIGAB Indonesia dan Bawaslu Tandatangani Nota Kesepahaman.

Dalam rangka meningkatkan partisipasi bermakna serta memperkuat pengawasan partisipatif guna mewujudkan demokrasi yang lebih inklusif, Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) Indonesia bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DIY menandatangani nota kesepahaman (MoU). Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan pada Jumat (13/3) di Kantor SIGAB Indonesia dan dihadiri oleh perwakilan dari kedua lembaga. 

Ketua Bawaslu DIY, Muhammad Najib, menyampaikan bahwa ke depan kedua pihak diharapkan dapat memperkuat kerja sama dan sinergi dalam mendorong pemilu yang inklusif, khususnya bagi kelompok difabel. 

“Karena kebetulan kita punya visi yang sama untuk mewujudkan pemilu yang aksesibel bagi difabel. kita sama-sama memberikan perhatian dan penguatan pada kelompok difabel,” jelasnya. 

Sementara itu, Direktur Eksekutif SIGAB Indonesia, Muh Syamsudin, berharap kerja sama ini dapat mendorong terwujudnya pemilu yang inklusif serta memastikan partisiasi bermakna kelompok difabel benar-benar terlaksana. 

“Ini merupakan bagian dari perjuangan bersama antara teman-teman difabel dan Bawaslu untuk mewujudkan pemilu yang inklusif. Pemilu harus menjadi ruang penyaluran aspirasi bagi seluruh kelompok masyarakat, termasuk difabel. Ke depan, jika ada kajian maupun pengawasan terkait kepemiluan, diharapkan dapat berjalan lebih baik dari sebelumnya,” ungkapnya. 

Ia juga berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi penguatan demokrasi inklusif di Daerah Istimewa Yogyakarta. [] 

  

Redaksi 

Berita Lainnya

Wujudkan Pengawasan Partisipatif dan Bermakna: SIGAB Indonesia dan Bawaslu Tandatangani Nota Kesepahaman

SIGAB Indonesia Menerima Penghargaan Jimly Award 2025

Foto tersebut menampilkan momen penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bupati Kulon Progo dengan perwakilan dari organisasi mitra. Kegiatan ini berlangsung di sebuah ruangan formal yang dilengkapi dengan meja kecil tempat penandatanganan dokumen, serta latar belakang layar besar yang menampilkan logo dan informasi acara. Tampak Bupati Kulon Progo mengenakan seragam putih dengan pin dan name tag resmi, sedang menandatangani dokumen di sisi kiri meja. Di sebelah kanannya juga menandatangani dokumen serupa yang dilakukan oleh M. Joni Yulianto, Direktur SIGAB Indonesia yang mengenakan batik. Di sekeliling meja berdiri beberapa orang lainnya sebagai saksi, yang terdiri dari para pejabat dan tokoh masyarakat, sebagian mengenakan seragam putih dan lainnya berpakaian batik. Kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dan mitra organisasi untuk menjalin kerja sama yang mendukung pembangunan inklusif dan partisipatif di Kulon Progo.

(Pers Rilis) SIGAB Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo Tandatangani MoU: Perkuat Komitmen Menuju Kabupaten Inklusif

Penyerahan policy brief mengenai perluasan kalurahan inklusi kepada Aris Suharyanta, Wakil Bupati yang diwakili anggota JIB

SIGAB Indonesia Dorong Perluasan Kalurahan Inklusif di Kabupaten Bantul

DISNAKERTRANS Kulon Progo dan SIGAB Indonesia Bahas Sinergi untuk Ketenagakerjaan Inklusif

SIGAB Indonesia dan PN Wonosari Tandatangani Perjanjian Kerjasama Penyediaan Layanan bagi Difabel berhadapan dengan Hukum.

Suharto dari SIGAB Indonesia memberikan paparan materi terkait dengan Perspektif Difabel dan Etika berinteraksi dengan Difabel

Pelatihan dan Kolaborasi Menuju Akses Pendidikan Setara bagi Semua

[Dalam Foto] M. Joni Yulianto, Direktur SIGAB Indonesia memberikan sambutannya pada kegiatan Joint Monitoring Visit Program INKLUSI oleh BAPPENAS dan DFAT ke Bengkulu

SIGAB dan PMMI Terima Kunjungan Monitoring Bersama BAPPENAS dan DFAT di Bengkulu

[Dalam Foto] Foto bersama yang dilakukan oleh anggota KDK Maju Bersama, PMMI Bengkulu dan SIGAB Indonesia

Kunjungi KDK Maju Bersama, SIGAB dan PMMI Bengkulu Dorong Penguatan Ruang Inklusi di Tingkat Kelurahan

Media Sosial dan AI: Membuka Akses Baru bagi Difabel Tapi Masih Belum Menjadi Prioritas Utama Di Indonesia.

Efisiensi Anggaran Pemerintah: Ancaman bagi Hak Difabel

Pentingnya Penguatan Produk Hukum yang Inklusif

Cover Buku Saku: Panduan Mengawal RPJMD Berperspektif Difabel

Buku Saku Panduan Mengawal RPJMD Berperspektif Difabel

BrajaDifa Siap Mendukung Penyelenggaraan Temu Inklusi #6 di Cirebon

Foto bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon

Bapelitbangda dan Dinas Sosial Kabupaten Cirebon Apresiasi Rencana Penyelenggaraan Temu Inklusi #6 di Cirebon

Load

TEMU INKLUSI #6 2025

2 - 4 September 2025 - Desa Durajaya, Kab. Cirebon

Mari berkomitmen, bersinergi, beraksi dan berinovasi berbasis kebhinnekaan menuju Indonesia Emas 2045