Berdiri sejak
2003

Search

Detail Berita.

Penyampaian Sambutan oleh Pemerintah Daerah Kota Probolinggo Sumber Foto: Sekretariat INKLUSI

Kunjungan Perwakilan Kedutaan Besar Australia ke Kota Probolinggo: Memperkuat Kemitraan Indonesia-Australia dalam Mewujudkan Masyarakat Inklusif.

Sigab.org-Kota Probolinggo menjadi tuan rumah kunjungan resmi Tim Stapleton, Minister Counsellor Tata Kelola dan Pembangunan Manusia dari Kedutaan Besar Australia, pada Kamis (6/2/2025) bertempat di Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. Kegiatan ini juga melibatkan Pemerintah Kabupaten Probolinggo, menandai kolaborasi antara kedua wilayah dalam upaya mewujudkan masyarakat inklusif. Kunjungan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Sekretariat INKLUSI, KIAT/GESIT, Pemerintah Kota Probolinggo, Pemerintah Kabupaten Probolinggo, perwakilan perusahaan swasta,  SIGAB Indonesia, PPDiS, Muslimat NU, Pertuni, dan Kelompok Difabel Kelurahan (KDK).

Kunjungan ini menjadi momen penting untuk membuka ruang diskusi mengenai kemitraan Indonesia-Australia melalui berbagai program yang mendukung inklusi difabel. Salah satu tujuan utama kunjungan ini adalah membahas kolaborasi yang telah terjalin antara berbagai pihak dalam mendorong terciptanya masyarakat inklusif, khususnya bagi kelompok difabel. Program INKLUSI yang diimplementasikan oleh SIGAB Indonesia dan PPDiS, serta Program KIAT/GESIT yang diimplementasikan oleh Muslimat NU dan Pertuni, menjadi fokus utama dalam diskusi tersebut. Program-program ini bertujuan memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Kota Probolinggo dan Kabupaten Probolinggo dalam menangani isu-isu terkait hak dan pemberdayaan difabel.

Dyah Sajekti Widowati Sigit, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Litbang Kota Probolinggo, menyampaikan apresiasi atas upaya pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi difabel. Salah satunya adalah dengan diterbitkannya Peraturan Daerah No. 2 Tahun 2024 tentang Pemenuhan dan Perlindungan Difabel, yang menandai komitmen kuat untuk menjamin hak-hak difabel. Selain itu Pemerintah Kota Probolinggo juga telah merancang rencana aksi untuk meningkatkan pemberdayaan difabel pada periode 2025-2029.

Wawan Sugiantono, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Probolinggo, menambahkan bahwa sejak 2022, Pemerintah Kota Probolinggo telah menjalin kerja sama dengan PPDiS melalui Program SOLIDER dan berhasil meraih predikat sebagai “Kota Inklusif.” Hal ini menunjukkan langkah maju Kota Probolinggo dalam menjamin aksesibilitas dan kesetaraan bagi difabel. Sementara itu, perwakilan dari Kabupaten Probolinggo juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung program-program serupa di wilayahnya.

Dalam sambutannya, Tim Stapleton, Minister Counsellor Tata Kelola dan Pembangunan Manusia dari Kedutaan Besar Australia, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Probolinggo dan Kabupaten Probolinggo dalam menciptakan masyarakat inklusif dan memastikan tidak ada seorang pun yang tertinggal. Tim Stapleton menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas difabel untuk mendorong perubahan signifikan bagi kelompok rentan ini.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan dari SIGAB Indonesia, PPDiS, Muslimat NU, Pertuni, dan KDK Curahgrinting memaparkan berbagai kegiatan yang telah dilakukan untuk mendukung inklusi difabel, termasuk pelatihan keterampilan (life skills) bagi difabel dan upaya meningkatkan aksesibilitas di seluruh daerah.

Dalam sesi diskusi, Ninik Heca dari SIGAB Indonesia sebagai moderator diskusi menanyakan kepada Tim Stapleton mengenai praktik baik yang dapat dipelajari dari Australia, khususnya dalam pemenuhan hak-hak difabel. Tim Stapleton menjelaskan bahwa tantangan utama yang dihadapi difabel di Australia adalah kurangnya aksesibilitas dan partisipasi dalam kehidupan masyarakat, serta ketidaksiapan layanan publik untuk memenuhi kebutuhan difabel. “Tantangan terbesar difabel di Australia adalah partisipasi di masyarakat dan akses layanan publik yang tidak didesain untuk teman-teman difabel,” jelasnya.

Namun, Pemerintah Australia telah mengambil langkah melalui Program National Disability Insurance Scheme (NDIS), yang memberikan dukungan bagi difabel untuk hidup mandiri dan berpartisipasi dalam masyarakat. Tim Stapleton mencontohkan pengalaman kakak iparnya yang merupakan difabel autis dan kini bekerja secara mandiri di sebuah kafe. Pengalaman ini menjadi bukti nyata bahwa dukungan yang tepat dapat mengubah hidup seorang difabel.

Kunjungan ini ditutup dengan penegasan dari Dinas Perhubungan Kabupaten Probolinggo mengenai komitmennya untuk memastikan infrastruktur berperspektif GEDSI (Kesetaraan Gender, Disabilitas, dan Inklusi Sosial) agar tidak ada satu pun warga yang tertinggal. Pemerintah Kota Probolinggo dan Kabupaten Probolinggo berharap kerja sama antara Australia dan Indonesia dapat memperkuat upaya pembangunan daerah, khususnya dalam menciptakan wilayah yang lebih inklusif dan ramah bagi difabel

Secara keseluruhan, kunjungan ini mencerminkan semangat kolaborasi antara pemerintah, lembaga internasional, dan organisasi difabel dalam mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif. Ke depan, harapannya lebih banyak wilayah yang mengadopsi kebijakan dan program inklusif sehingga tidak ada satu pun individu yang tertinggal dalam pembangunan

Kegiatan ini didukung oleh Program INKLUSI (Program Kemitraan Pemerintah Australia-Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif) dan Program KIAT/GESIT.[]

 

Penulis: Indri Kana

Editor: Ajiwan

Berita Lainnya

SIGAB Indonesia Menerima Penghargaan Jimly Award 2025

Foto tersebut menampilkan momen penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bupati Kulon Progo dengan perwakilan dari organisasi mitra. Kegiatan ini berlangsung di sebuah ruangan formal yang dilengkapi dengan meja kecil tempat penandatanganan dokumen, serta latar belakang layar besar yang menampilkan logo dan informasi acara. Tampak Bupati Kulon Progo mengenakan seragam putih dengan pin dan name tag resmi, sedang menandatangani dokumen di sisi kiri meja. Di sebelah kanannya juga menandatangani dokumen serupa yang dilakukan oleh M. Joni Yulianto, Direktur SIGAB Indonesia yang mengenakan batik. Di sekeliling meja berdiri beberapa orang lainnya sebagai saksi, yang terdiri dari para pejabat dan tokoh masyarakat, sebagian mengenakan seragam putih dan lainnya berpakaian batik. Kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dan mitra organisasi untuk menjalin kerja sama yang mendukung pembangunan inklusif dan partisipatif di Kulon Progo.

(Pers Rilis) SIGAB Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo Tandatangani MoU: Perkuat Komitmen Menuju Kabupaten Inklusif

Penyerahan policy brief mengenai perluasan kalurahan inklusi kepada Aris Suharyanta, Wakil Bupati yang diwakili anggota JIB

SIGAB Indonesia Dorong Perluasan Kalurahan Inklusif di Kabupaten Bantul

DISNAKERTRANS Kulon Progo dan SIGAB Indonesia Bahas Sinergi untuk Ketenagakerjaan Inklusif

SIGAB Indonesia dan PN Wonosari Tandatangani Perjanjian Kerjasama Penyediaan Layanan bagi Difabel berhadapan dengan Hukum.

Suharto dari SIGAB Indonesia memberikan paparan materi terkait dengan Perspektif Difabel dan Etika berinteraksi dengan Difabel

Pelatihan dan Kolaborasi Menuju Akses Pendidikan Setara bagi Semua

[Dalam Foto] M. Joni Yulianto, Direktur SIGAB Indonesia memberikan sambutannya pada kegiatan Joint Monitoring Visit Program INKLUSI oleh BAPPENAS dan DFAT ke Bengkulu

SIGAB dan PMMI Terima Kunjungan Monitoring Bersama BAPPENAS dan DFAT di Bengkulu

[Dalam Foto] Foto bersama yang dilakukan oleh anggota KDK Maju Bersama, PMMI Bengkulu dan SIGAB Indonesia

Kunjungi KDK Maju Bersama, SIGAB dan PMMI Bengkulu Dorong Penguatan Ruang Inklusi di Tingkat Kelurahan

Media Sosial dan AI: Membuka Akses Baru bagi Difabel Tapi Masih Belum Menjadi Prioritas Utama Di Indonesia.

Efisiensi Anggaran Pemerintah: Ancaman bagi Hak Difabel

Pentingnya Penguatan Produk Hukum yang Inklusif

Cover Buku Saku: Panduan Mengawal RPJMD Berperspektif Difabel

Buku Saku Panduan Mengawal RPJMD Berperspektif Difabel

BrajaDifa Siap Mendukung Penyelenggaraan Temu Inklusi #6 di Cirebon

Foto bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon

Bapelitbangda dan Dinas Sosial Kabupaten Cirebon Apresiasi Rencana Penyelenggaraan Temu Inklusi #6 di Cirebon

Foto Bersama dengan KND, SIGAB Indonesia, FKDC dan Organisasi Difabel

Koordinasi Awal Temu Inklusi #6 dengan Organisasi Difabel Cirebon

Load

TEMU INKLUSI #6 2025

2 - 4 September 2025 - Desa Durajaya, Kab. Cirebon

Mari berkomitmen, bersinergi, beraksi dan berinovasi berbasis kebhinnekaan menuju Indonesia Emas 2045