Berdiri sejak
2003

Search

Detail Berita.

BrajaDifa Siap Mendukung Penyelenggaraan Temu Inklusi #6 di Cirebon.

Baru-baru ini, komunitas dan organisasi difabel di Cirebon membentuk forum bersama yang mereka namakan BrajaDifa. BrajaDifa dibentuk sebagai ruang sinergi dan kolaborasi untuk menguatkan pengarusutamaan isu difabel di Cirebon.

Selain itu, merespons Koordinasi Tim Panitia Nasional Temu Inklusi ke Cirebon pada minggu sebelumnya, Brajamusti siap mendukung Temu Inklusi 6 di Cirebon.

Abdul Mujib, perwakilan dari Forum Komunikasi Difabel Cirebon (FKDC) yang juga tergabung dalam BrajaDifa menjelaskan Brajamusti terdiri dari 7 komunitas difabel dan 8 Kelompok Difabel Desa (KDD). Inisiatif ini muncul berangkat dari tujuan yang sama, salah satunya memperkuat sinergi.

“Harapannya kedepan kita semakin kompak. Apalagi dalam waktu dekat akan diselenggarakan Temu Inklusi,” tandasnya.

Forum tersebut memutuskan Siti Hartinah sebagai ketua Brajamusti. Pada koordinasi Temu Inklusi sebelumnya, Siti mewakili Oemah Difabel Cirebon (OCI) juga menyatakan siap mendukung dan terlibat dalam penyelenggaraan Temu Inklusi. Menurutnya even tersebut merupakan peluang, khususnya bagi organisasi dan komunitas difabel di Cirebon untuk lebih kuat mendorong isu difabel di Cirebon.

Terkait dengan tempat diselenggarakannya TI #6 di desa Durajaya, melalui Mujib menyampaikan, Kepala Desa Durajaya sangat antusias mendengar desanya akan menjadi perhelatan even bertemunya masyarakat difabel dari berbagai daerah. Bahkan kepala desa Durajaya sudah menginstruksikan Fasilitator Desa (Fasdes) untuk mulai memastikan rumah-rumah yang memungkinkan bisa digunakan untuk Live In saat Temu Inklusi berlangsung.

“Selain itu, pak Kuwu juga sudah menginstruksikan Sekretaris Desa (Sekdes) untuk memastikan aksesibilitas di titik-titik tertentu, seperti tempat ibadah dan lainnya,” sambung Mujib.[]

Berita Lainnya

SIGAB Indonesia Menerima Penghargaan Jimly Award 2025

Foto tersebut menampilkan momen penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bupati Kulon Progo dengan perwakilan dari organisasi mitra. Kegiatan ini berlangsung di sebuah ruangan formal yang dilengkapi dengan meja kecil tempat penandatanganan dokumen, serta latar belakang layar besar yang menampilkan logo dan informasi acara. Tampak Bupati Kulon Progo mengenakan seragam putih dengan pin dan name tag resmi, sedang menandatangani dokumen di sisi kiri meja. Di sebelah kanannya juga menandatangani dokumen serupa yang dilakukan oleh M. Joni Yulianto, Direktur SIGAB Indonesia yang mengenakan batik. Di sekeliling meja berdiri beberapa orang lainnya sebagai saksi, yang terdiri dari para pejabat dan tokoh masyarakat, sebagian mengenakan seragam putih dan lainnya berpakaian batik. Kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dan mitra organisasi untuk menjalin kerja sama yang mendukung pembangunan inklusif dan partisipatif di Kulon Progo.

(Pers Rilis) SIGAB Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo Tandatangani MoU: Perkuat Komitmen Menuju Kabupaten Inklusif

Penyerahan policy brief mengenai perluasan kalurahan inklusi kepada Aris Suharyanta, Wakil Bupati yang diwakili anggota JIB

SIGAB Indonesia Dorong Perluasan Kalurahan Inklusif di Kabupaten Bantul

DISNAKERTRANS Kulon Progo dan SIGAB Indonesia Bahas Sinergi untuk Ketenagakerjaan Inklusif

SIGAB Indonesia dan PN Wonosari Tandatangani Perjanjian Kerjasama Penyediaan Layanan bagi Difabel berhadapan dengan Hukum.

Suharto dari SIGAB Indonesia memberikan paparan materi terkait dengan Perspektif Difabel dan Etika berinteraksi dengan Difabel

Pelatihan dan Kolaborasi Menuju Akses Pendidikan Setara bagi Semua

[Dalam Foto] M. Joni Yulianto, Direktur SIGAB Indonesia memberikan sambutannya pada kegiatan Joint Monitoring Visit Program INKLUSI oleh BAPPENAS dan DFAT ke Bengkulu

SIGAB dan PMMI Terima Kunjungan Monitoring Bersama BAPPENAS dan DFAT di Bengkulu

[Dalam Foto] Foto bersama yang dilakukan oleh anggota KDK Maju Bersama, PMMI Bengkulu dan SIGAB Indonesia

Kunjungi KDK Maju Bersama, SIGAB dan PMMI Bengkulu Dorong Penguatan Ruang Inklusi di Tingkat Kelurahan

Media Sosial dan AI: Membuka Akses Baru bagi Difabel Tapi Masih Belum Menjadi Prioritas Utama Di Indonesia.

Efisiensi Anggaran Pemerintah: Ancaman bagi Hak Difabel

Pentingnya Penguatan Produk Hukum yang Inklusif

Cover Buku Saku: Panduan Mengawal RPJMD Berperspektif Difabel

Buku Saku Panduan Mengawal RPJMD Berperspektif Difabel

BrajaDifa Siap Mendukung Penyelenggaraan Temu Inklusi #6 di Cirebon

Foto bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon

Bapelitbangda dan Dinas Sosial Kabupaten Cirebon Apresiasi Rencana Penyelenggaraan Temu Inklusi #6 di Cirebon

Foto Bersama dengan KND, SIGAB Indonesia, FKDC dan Organisasi Difabel

Koordinasi Awal Temu Inklusi #6 dengan Organisasi Difabel Cirebon

Load

TEMU INKLUSI #6 2025

2 - 4 September 2025 - Desa Durajaya, Kab. Cirebon

Mari berkomitmen, bersinergi, beraksi dan berinovasi berbasis kebhinnekaan menuju Indonesia Emas 2045