Berdiri sejak
2003

Search

Detail Berita.

Penyerahan policy brief mengenai perluasan kalurahan inklusi kepada Aris Suharyanta, Wakil Bupati yang diwakili anggota JIB

SIGAB Indonesia Dorong Perluasan Kalurahan Inklusif di Kabupaten Bantul.

Bantul, 16 Juni 2025 — Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, menerima audiensi dari Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel (SIGAB) Indonesia dalam rangka mendorong perluasan program kalurahan inklusif di Kabupaten Bantul. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Pemerintah Kabupaten Bantul ini turut dihadiri oleh perwakilan SIGAB Indonesia, Kelompok Difabel Kalurahan (KDK), Jaringan Inklusi Bantul (JIB), perwakilan kalurahan, Dinas Sosial (Dinsos), dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (DPMKal).

Dalam audiensi tersebut, Program Officer Nasional Program SOLIDER-INKLUSI, Doddy Kaliri, menyampaikan maksud dan tujuan pertemuan, yakni mendorong kebijakan yang mendukung pelibatan difabel secara menyeluruh di tingkat kalurahan.

Selanjutnya, Koordinator Program SIGAB untuk Kabupaten Bantul, Rahmiatun Khasanah, memaparkan capaian program selama tiga tahun terakhir. Beberapa capaian tersebut antara lain pendataan difabel di tingkat kalurahan, terbentuknya KDK, pengesahan Peraturan Kalurahan (PerKal) tentang perlindungan dan pemberdayaan difabel, alokasi anggaran untuk kegiatan difabel, pelibatan dalam perencanaan pembangunan, pembangunan aksesibilitas lingkungan, hingga keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan dan jejaring lintas sektor.

Rahmiatun juga menekankan bahwa difabel di kalurahan dampingan telah aktif dalam forum-forum penting seperti Musyawarah Desa Khusus (Musdus) dan Musyawarah Kalurahan (MusKal), serta dilibatkan dalam kegiatan peringatan HUT RI dan aktivitas sosial lainnya.

Program Manager Provinsi D.I. Yogyakarta, M. Widiastutik, menambahkan bahwa Dinas Sosial telah menginisiasi proses perluasan kalurahan inklusi melalui penyelenggaraan workshop.

Perwakilan JIB, Suparman dari komunitas Sapa Difa, menyampaikan bahwa meskipun terdapat inisiatif difabel di Kapanewon Imogiri, pembentukan KDK belum dilakukan. Ia menyoroti pentingnya adanya regulasi yang mengikat kalurahan untuk terus melibatkan difabel, baik saat ada intervensi program maupun tidak. Menurutnya, difabel yang tergabung dalam KDK menunjukkan perkembangan yang lebih signifikan dibanding yang belum terjangkau program.

Sementara itu, Sumaryanti, perwakilan KDK dari Kalurahan Sabdodadi, membagikan praktik baik yang telah diterapkan di wilayahnya.

“Sabdodadi telah memiliki PerKal tentang hak-hak difabel, SK resmi untuk kelompok difabel, serta alokasi anggaran rutin untuk pelatihan dan kegiatan difabel,” Jelas Sumaryanti.

Perwakilan KDK Sabdodadi tersebut menambahkan bahwa “Pembangunan aksesibilitas juga telah dilakukan, termasuk di kawasan wisata Bangeran. Difabel di Sabdodadi bahkan turut berperan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan seleksi pamong kalurahan,” tutupnya.

Hal serupa disampaikan oleh Purwanto dari Kalurahan Palbapang yang menekankan komitmen pemerintah kalurahan dalam membangun lingkungan inklusif. Selain pembangunan fisik, Palbapang juga menganggarkan kegiatan untuk mendukung partisipasi difabel dalam perayaan HUT RI.

Menanggapi usulan tersebut, Gunawan Budi Santoso dari Dinas Sosial menyampaikan dukungannya terhadap gagasan perluasan kalurahan inklusi yang akan diperkuat melalui Peraturan Bupati (Perbup) sebagai turunan dari Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyandang Disabilitas. Ia menegaskan perlunya kolaborasi lintas sektor, khususnya dengan DPMKal, dalam proses penyusunan regulasi tersebut.

Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, mengapresiasi inisiatif dan kontribusi SIGAB dalam memperjuangkan hak-hak difabel. Ia mengakui bahwa perhatian terhadap difabel di periode sebelumnya masih kurang dan menegaskan komitmen untuk meningkatkannya di periode kepemimpinan saat ini. Aris juga menyambut baik usulan perluasan kalurahan inklusi dan menyatakan bahwa prosesnya akan dilakukan secara bertahap.

Audiensi ditutup dengan penyerahan policy brief mengenai perluasan kalurahan inklusi kepada Wakil Bupati dan perwakilan JIB sebagai bentuk advokasi berkelanjutan.[]

 

Redaksi

Berita Lainnya

SIGAB Indonesia Menerima Penghargaan Jimly Award 2025

Foto tersebut menampilkan momen penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bupati Kulon Progo dengan perwakilan dari organisasi mitra. Kegiatan ini berlangsung di sebuah ruangan formal yang dilengkapi dengan meja kecil tempat penandatanganan dokumen, serta latar belakang layar besar yang menampilkan logo dan informasi acara. Tampak Bupati Kulon Progo mengenakan seragam putih dengan pin dan name tag resmi, sedang menandatangani dokumen di sisi kiri meja. Di sebelah kanannya juga menandatangani dokumen serupa yang dilakukan oleh M. Joni Yulianto, Direktur SIGAB Indonesia yang mengenakan batik. Di sekeliling meja berdiri beberapa orang lainnya sebagai saksi, yang terdiri dari para pejabat dan tokoh masyarakat, sebagian mengenakan seragam putih dan lainnya berpakaian batik. Kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dan mitra organisasi untuk menjalin kerja sama yang mendukung pembangunan inklusif dan partisipatif di Kulon Progo.

(Pers Rilis) SIGAB Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo Tandatangani MoU: Perkuat Komitmen Menuju Kabupaten Inklusif

Penyerahan policy brief mengenai perluasan kalurahan inklusi kepada Aris Suharyanta, Wakil Bupati yang diwakili anggota JIB

SIGAB Indonesia Dorong Perluasan Kalurahan Inklusif di Kabupaten Bantul

DISNAKERTRANS Kulon Progo dan SIGAB Indonesia Bahas Sinergi untuk Ketenagakerjaan Inklusif

SIGAB Indonesia dan PN Wonosari Tandatangani Perjanjian Kerjasama Penyediaan Layanan bagi Difabel berhadapan dengan Hukum.

Suharto dari SIGAB Indonesia memberikan paparan materi terkait dengan Perspektif Difabel dan Etika berinteraksi dengan Difabel

Pelatihan dan Kolaborasi Menuju Akses Pendidikan Setara bagi Semua

[Dalam Foto] M. Joni Yulianto, Direktur SIGAB Indonesia memberikan sambutannya pada kegiatan Joint Monitoring Visit Program INKLUSI oleh BAPPENAS dan DFAT ke Bengkulu

SIGAB dan PMMI Terima Kunjungan Monitoring Bersama BAPPENAS dan DFAT di Bengkulu

[Dalam Foto] Foto bersama yang dilakukan oleh anggota KDK Maju Bersama, PMMI Bengkulu dan SIGAB Indonesia

Kunjungi KDK Maju Bersama, SIGAB dan PMMI Bengkulu Dorong Penguatan Ruang Inklusi di Tingkat Kelurahan

Media Sosial dan AI: Membuka Akses Baru bagi Difabel Tapi Masih Belum Menjadi Prioritas Utama Di Indonesia.

Efisiensi Anggaran Pemerintah: Ancaman bagi Hak Difabel

Pentingnya Penguatan Produk Hukum yang Inklusif

Cover Buku Saku: Panduan Mengawal RPJMD Berperspektif Difabel

Buku Saku Panduan Mengawal RPJMD Berperspektif Difabel

BrajaDifa Siap Mendukung Penyelenggaraan Temu Inklusi #6 di Cirebon

Foto bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon

Bapelitbangda dan Dinas Sosial Kabupaten Cirebon Apresiasi Rencana Penyelenggaraan Temu Inklusi #6 di Cirebon

Foto Bersama dengan KND, SIGAB Indonesia, FKDC dan Organisasi Difabel

Koordinasi Awal Temu Inklusi #6 dengan Organisasi Difabel Cirebon

Load

TEMU INKLUSI #6 2025

2 - 4 September 2025 - Desa Durajaya, Kab. Cirebon

Mari berkomitmen, bersinergi, beraksi dan berinovasi berbasis kebhinnekaan menuju Indonesia Emas 2045